Lucunya Skenario Allah
Kamis, 19 November 2015 Pagi ini mungkin sama seperti pagi-pagi yang telah lalu, matahari tetap menyambut dengan senyum hangatnya hingga semburat sinarnya membuat langit dunia indah. Namun, selalu ada hal berbeda di setiap pagi insan manusia. Bagiku pagi ini pun berbeda dengan pagi kemarin. Saat semua sedih akhirnya berganti tegar, dan saat tegar itu membuahkan kebaikan. Kumulai semua cerita ini dari perginya salah seorang teman satu kost-ku tanpa pamit, tanpa kabar. Yang akhirnya kabar kepergiannya itu ku ketahui dari seorang teman lain di kost yang sama. Aku yang saat itu tengah menikmati libur akhir pekan di rumah lantas terkejut dengan berita itu. Semua perkiraan negatif menghinggap dalam pikiranku. Rasanya sulit untuk tidur nyenyak malam itu. Lalu, untuk memastikan kabarnya aku tanya dengan salah seorang teman dekatnya, dan jawabannya tambah membuat ku merasa bersalah. Seakan semua kepergiannya adalah kesalahanku. Aku tak berani untuk bertanya pada yang bersangkutan k...